Selasa, 08 Januari 2013

Australia Smakin Khawatirkan dengan kekuatan Indonesia Friday, November 16, 2012 11:27:07 AM

DARWIN - Kini muncul
keinginan baru dari intelektual
Australia, agar negara Kangguru
itu itu lebih hati-hati dalam
mengelola hubungan dengan
Indonesia. Bahkan, Prof Hugh
White dari Australian National
University (ANU) menyerukan
adanya sebuah pemikirkan
radikal atas kebijakan Australia
terhadap Indonesia.
Pasalnya selama ini, kebijakan
luar negeri Australia terhadap
Indonesia, gagal untuk
memperhitungkan fakta bahwa
Indonesia akan menjadi negara
besar baru dalam beberapa
dasawarsa mendatang, yang bisa
berpotensi menjadi sekutu yang
baik atau musuh berbahaya.
Menurut mantan Sekretaris
Departemen Pertahanan
Australia ini, negaranya masih
memandang Indonesia sebagai
negara yang jauh lebih miskin
dan lebih lemah daripada
Australia sendiri. Padahal
sekarang hal itu tidak benar dan
itu tidak akan menjadi
kenyataan di masa depan.
Apalagi, beberapa proyeksi
menunjukkan bahwa Indonesia
dalam beberapa dekade
mendatang akan memiliki
kemampuan ekonomi terbesar
keempat di dunia. Bahkan
sebuah proyeksi yang lebih
konservatif menyatakan,
ekonomi Indonesia akan lebih
besar dua atau tiga kali
dibandingkan Australia dalam
waktu 20 atau 30 tahun dan
kurun waktu itu sudah tidak
lama lagi.
Karena itu, Australia perlu
berhenti berpikir tentang
Indonesia sebagai tetangga
miskin yang lemah dan mulai
mencoba membangun
hubungan bahwa negara
tetangganya itu adalah sebuah
negara kuat, kaya, dan sangat
penting untuk keamanan
Australia, serta sangat penting
untuk melibatkan Australia yang
lebih luas dengan Asia.
“Australia selama ini tidak tepat
mengelola hubungan dengan
Indonesia, yang berkutat pada
masalah-masalah di orde ketiga,
seperti halnya dengan masalah
penyelundupan manusia yang
memang sangat penting bagi
Australia, tapi tidak demikikan
dengan Indonesia,” begitu kata
Hugh.
Ia menambahkan, Indonesia
memiliki peran penting di
wilayah ini di masa depan.
Diplomasi Australia dan
Indonesia seharusnya
menyentuh posisi strategis
Indonesia yang akan
berkembang di Asia.
Australia sesungguhnya memiliki
kesalahan persepsi terkait
Indonesia. Hal ini terjadi karena
kecelakaan strategi geografi
Australia. Negara tetangga
Indonesia ini, hingga sekarang
menganggap semua negara
tetangganya, adalah lebih miskin
dan lebih lemah.
Tapi fakta baru muncul bahwa
untuk pertama kalinya dalam
sejarah Australia, negara ini
akan memiliki tetangga yang
lebih kaya dan kuat daripada
Australia sendiri. Sedangkan
Australia sesungguhnya tidak
tahu bagaimana seharusnya
berhubungan dengan tetangga
seperti itu.
Fakta ini akan membawa risiko
lebih besar bila Ausralia memiliki
hubungan buruk dengan
Indonesia. Tapi sebaliknya akan
menjadi aset potensial yang
lebih besar jika Australia
menyelaraskan kepentingannya
dengan Indonesia dan bekerja
lebih erat.
Karena itu, Australia sebaiknya
membangun hubungan dengan
Indonesia yang dapat
sepenuhnya meminimalkan
risiko ancaman. Itu berarti
Australia harus memposisikan
Indonesia pada posisi sama dan
harus bersedia menghargai
perbedaan pendapat di antara
kedua negara.
Bagi Australia untuk waktu yang
lama, keamanan negara ini
tergantung antara lain pada
kenyataan bahwa tidak ada
negara tetangga yang punya
angkatan bersenjata cukup
besar yang menjadikan masalah
bagi Australia.
Namun di masa depan,
angkatan udara dan angkatan
laut Indonesia akan tumbuh,
jadi Australia akan menghadapi
risiko hubungan strategis secara
signifikan lebih berbahaya
dengan Indonesia jika terlibat
konflik. Karena itu sangat
penting bagi Australia untuk
mengelola hubungan dengan
Indonesia secara hati-hati.(etc)